Krisna Law : Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana http://ejournal.hukumunkris.id/index.php/krisnalaw <table class="plain" width="100%" bgcolor="#69372B"> <tbody> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"> </td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"> </td> <td style="width: 53%; height: 10px;" valign="top"> </td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"> Jurnal</span></strong></td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">:</span></strong></td> <td style="width: 53%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">Krisna Law: Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"> Terbitan</span></strong></td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">:</span></strong></td> <td style="width: 53%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">Februari, Juni, Oktober</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"> DOI Prefix</span></strong></td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">:</span></strong></td> <td style="width: 53%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">10.37893/krisnalaw</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 23%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"> ISSN Online</span></strong></td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">:</span></strong></td> <td style="width: 40%; height: 10px;" valign="top"><strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220117431595611" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ffffff;">2810-0719</span></a></strong></td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"> ISSN Cetak</span></strong></td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">:</span></strong></td> <td style="width: 40%; height: 10px;" valign="top"><strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1554040969" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ffffff;">2656-7849</span></a></strong></td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"> Ketua Redaksi</span></strong></td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">:</span></strong></td> <td style="width: 53%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">Hartono Widodo, S.H., M.H.</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"> Penerbit</span></strong></td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">:</span></strong></td> <td style="width: 53%; height: 10px;" valign="top"><a href="https://fhunkris.ac.id" target="_blank" rel="noopener"><strong><span style="color: #ffffff;">Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana</span></strong></a></td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"> Sitasi</span></strong></td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;">:</span></strong></td> <td style="width: 53%; height: 10px;" valign="top"><strong><span style="color: #ffffff;"><a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?order=times_cited&amp;and_facet_source_title=jour.1441686" target="_blank" rel="noopener">Dimensions</a> | <a href="https://scholar.google.com/citations?user=sIiZufIAAAAJ&amp;hl=en&amp;authuser=4" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></span></strong></td> </tr> <tr style="height: 0px;"> <td style="width: 25%; height: 10px;" valign="top"> </td> <td style="width: 1%; height: 10px;" valign="top"> </td> <td style="width: 53%; height: 10px;" valign="top"> </td> </tr> </tbody> </table> <table style="text-align: justify; vertical-align: top;" width="100%"> <tbody> <tr> <td> <p><strong data-start="55" data-end="69">Krisna Law</strong> adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana. Jurnal ini berfungsi sebagai media publikasi hasil penelitian, khususnya di bidang hukum. Artikel-artikel yang dipublikasikan mencakup berbagai disiplin hukum, antara lain Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Tata Negara, Hukum Bisnis, Hukum Internasional, dan Hukum Agraria. Jurnal ini diterbitkan secara berkala, yaitu tiga kali dalam setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober.</p> </td> </tr> </tbody> </table> Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana en-US Krisna Law : Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana 2656-7849 Analisis Yuridis Tindak Pidana Perdagangan Organ Tubuh Manusia untuk Tujuan Eksploitasi dalam Putusan Nomor 501/Pid.Sus/2023/PN Ckr http://ejournal.hukumunkris.id/index.php/krisnalaw/article/view/1390 <p>Perdagangan organ tubuh manusia merupakan salah satu bentuk kejahatan serius yang melibatkan eksploitasi manusia secara tidak manusiawi demi memperoleh keuntungan ekonomi. Tingginya permintaan organ untuk transplantasi yang tidak sebanding dengan ketersediaan donor yang sah menciptakan celah bagi sindikat kriminal terorganisasi untuk mengeksploitasi kelompok rentan, khususnya masyarakat miskin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi hukum tindak pidana perdagangan organ tubuh berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia serta mengkaji pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 501/Pid.Sus/2023/PN Ckr. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 telah terpenuhi dalam perkara tersebut. Terdakwa terbukti melakukan perekrutan, penampungan, dan pengiriman warga negara Indonesia ke Kamboja untuk tujuan transplantasi ginjal secara ilegal. Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 14 tahun dan denda sebesar Rp120.000.000,00 serta mewajibkan pembayaran restitusi kepada 24 korban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa regulasi nasional perlu diperkuat melalui pengaturan yang secara khusus dan komprehensif mengatur perdagangan organ tubuh sebagai tindak pidana tersendiri.</p> Lubna Sabrina Puteri Achmad Yusuf Adham Adham Copyright (c) 2026 Lubna Sabrina Puteri, Achmad Yusuf, Adham Adham https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-06-03 2026-06-03 8 2 271 283 10.37893/krisnalaw.v8i2.1390 Pertanggungjawaban Pidana Aparat Kepolisian Dalam Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang Mengakibatkan Kematian Korban http://ejournal.hukumunkris.id/index.php/krisnalaw/article/view/1412 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mengakibatkan kematian korban dengan pelaku seorang aparat kepolisian, sehingga menimbulkan persoalan mengenai penerapan asas persamaan di hadapan hukum (<em>equality before the law</em>) serta pertanggungjawaban pidana aparat penegak hukum. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi penerapan pertanggungjawaban pidana terhadap aparat kepolisian sebagai pelaku KDRT yang mengakibatkan kematian korban serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana berdasarkan Putusan Nomor 414/Pid.Sus/2024/PN Mjk. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, putusan pengadilan, serta berbagai literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat kepolisian tetap dapat dimintai pertanggungjawaban pidana tanpa adanya perlakuan khusus atau pengecualian, sehingga penerapan hukum dalam perkara ini mencerminkan pelaksanaan asas <em>equality before the law</em>. Selain itu, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan telah didasarkan pada fakta-fakta yang terungkap di persidangan, alat bukti yang sah, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga putusan yang dijatuhkan memenuhi prinsip keadilan, kepastian hukum, dan proporsionalitas.</p> Novi Rahmawati Ali Johardi Wirogioto Hartanto Hartanto Copyright (c) 2026 Novi Rahmawati, Ali Johardi Wirogioto, Hartanto Hartanto https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-06-15 2026-06-15 8 2 285 301 10.37893/krisnalaw.v8i2.1412