Legitimasi Persetujuan Elektronik dalam Rekrutmen Digital: Perspektif Hukum Perikatan
DOI:
https://doi.org/10.37893/abioso.v17i1.1388Keywords:
Hukum Perikatan, Kontrak Elektronik, Manipulasi Psikologis, Pola Digital Manipulatif, Rekrutmen DigitalAbstract
Transformasi digital telah mengubah mekanisme pembentukan hubungan hukum, termasuk dalam praktik rekrutmen kerja berbasis media elektronik. Persetujuan elektronik (e-consent) sering kali dipahami secara formalistik hanya melalui tindakan digital, sehingga mengabaikan kualitas kehendak otonom subjek hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk cacat kehendak dalam pembentukan persetujuan elektronik pada rekrutmen kerja digital, mengkaji legitimasi hubungan hukumnya berdasarkan perspektif hukum perikatan, serta merumuskan parameter pelindungannya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis terhadap KUHPerdata, UU ITE Tahun 2024, dan UU PDP Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat kehendak dalam rekrutmen digital termanifestasi secara asimetris melalui tiga pola, yaitu identity-based manipulation, communication-based manipulation, dan psychological urgency manipulation. Sebagai upaya mitigasi hukum, penelitian ini merekonstruksi prinsip kebebasan kehendak klasik menjadi parameter substantive authentic consent yang mengoperasionalisasikan empat unsur kumulatif ke dalam suatu matriks indikator hukum operasional beserta alat bukti petunjuk digital (digital evidence) yang dapat digunakan hakim untuk menguji legitimasi substantif kontrak elektronik modern di Indonesia.
Downloads
References
Abhipraya, A. R., Pradana, A. K. A. P., Mahardika, Y. P., Putra, R. T., & Susanto, A. (2025). Perkembangan Hukum Perjanjian di Era Digital: Dari Konvensional ke Elektronik. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(1), 365–375. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i1.12660
Adjani, A. A., Windari, R. A., & Hadi, I. G. A. A. (2025). Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Tarutung Nomor 2/PDT.G.S/2021/Pn Trt Tentang Sengketa Wanprestasi dalam Perjanjian Arisan Online. Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(5), 1213–1222. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i5.907
Admiral, A., Arifin, R., Adinda, F. A., & Ezzerouali, S. A. (2025). Unfair Terms in Standard Digital Contracts: A Hidden Threat to Human Rights and Consumer Justice. Yustisia Jurnal Hukum, 14(3), 312. https://doi.org/10.20961/yustisia.v14i3.109656
Aprilianti, A. (2025). Efektivitas dan Implementasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagai Hukum Siber di Indonesia: Tantangan dan Solusi. Begawan Abioso, 15(1), 41–50. https://doi.org/10.37893/abioso.v15i1.1002
Badrulzaman, M. D. (2020). Hukum Perikatan dalam KUHPerdata Buku Ketiga: Yurisprudensi dan Penjelasan. Citra Aditya Bakti.
Baetoni, Moh. A., Nugroho, L. D., & Perkasa, H. L. P. (2025). Validitas Kepastian Hukum Kontrak Elektronik dan Kontrak Manual. Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik, 2(2), 251–259. https://doi.org/10.62383/parlementer.v2i2.758
Bestari, N. P. (2023). Chat Tawaran Kerja Freelance Ramai di WhatsApp, Awas Penipu. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230531081506-37-442028/chat-tawaran-kerja-freelance-ramai-di-whatsapp-awas-penipu
Botes, M. (2023). Autonomy and the Social Dilemma of Online Manipulative Behavior. AI and Ethics, 3(1), 315–323. https://doi.org/10.1007/s43681-022-00157-5
Budiono, H. (2014). Ajaran Umum Hukum Perjanjian dan Penerapannya di Bidang Kenotariatan. Citra Aditya Bakti.
Daniel, J. S. (2013). Privacy Self-Management and the Consent Dilemma. Harvard Law Review, 126(7), 1880–1881. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=2171018
Darmayanti, E., & Ginting, E. (2025). Analisis Hukum Kontrak Elektronik Ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata: Kekuatan Kontrak Elektronik. Warta Dharmawangsa, 19(3), 1337–1346. https://doi.org/10.46576/wdw.v19i3.6886
Fadilla, D. (2024). Lagi, Penipuan Berkedok Freelance di Palembang Rugikan Korban Rp 31 Juta. detikcom. https://www.detik.com/sumbagsel/hukum-dan-kriminal/d-7331159/lagi-penipuan-berkedok-freelance-di-palembang-rugikan-korban-rp-31-juta
Fikrina, A., Putri Deswari, M., Sucia, Y., & Silvia Putri, A. (2025). The Transformation of Contract Law in the Era of Digital Contracts in Indonesia. Melayunesia Law, 9(1), 1–15. https://doi.org/10.30652/cwnhf292
Firdaus, N. S., & Shaleha, A. P. (2024). Keabsahan Application for Credit Account sebagai Bentuk E-Contract dalam Transaksi Jual Beli Elektronik (Studi Kasus Putusan Nomor 359/Pdt.G/2021/PN Jkt.Utr). Padjadjaran Law Review, 12(2), 236–249. https://doi.org/10.56895/plr.v12i2.1861
Gray, C. M., Santos, C., Bielova, N., Toth, M., & Clifford, D. (2021). Dark Patterns and the Legal Requirements of Consent Banners: An Interaction Criticism Perspective. Proceedings of the 2021 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems, 1–18. https://doi.org/10.1145/3411764.3445779
Hasanah, U., & Basarah, B. (2023). Transaksi Online Menurut Hukum Perjanjian Dikaitkan Dengan Perlindungan Konsumen di Indonesia. Jurnal Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 12(2).
Hukmana, S. Y. (2024). 823 WNI Jadi Korban Penipuan Online Jaringan Internasional Berkedok Loker Paruh Waktu. Medcom.id. https://www.metrotvnews.com/read/KZmCdGBg-823-wni-jadi-korban-penipuan-online-jaringan-internasional-berkedok-loker-paruh-waktu
Info Publik. (2024). Polri Ungkap Modus Penipuan Online Lowongan Kerja di Berbagai Negara. Portal Berita InfoPublik Ditjen IKP Kominfo. https://infopublik.id/kategori/nasional-politik-hukum/843438/polri-ungkap-modus-penipuan-online-lowongan-kerja-di-berbagai-negara
Khairandy, R. (2014). Hukum Kontrak Indonesia dalam Perspektif Perbandingan. FH UII Press.
Komdigi. (2024). [HOAKS] Lowongan Freelance Like dan Subscribe YouTube. komdigi.go.id. https://www.komdigi.go.id/berita/pengumuman/detail/hoaks-lowongan-freelance-like-dan-subscribe-youtube
Komdigi. (2026a). [HOAKS] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja J&T Express 2026. komdigi.go.id. https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-tautan-pendaftaran-lowongan-kerja-jt-express-2026
Komdigi. (2026b). [HOAKS] Tautan Rekrutmen Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tahun 2026. komdigi.go.id. https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-tautan-rekrutmen-bersama-badan-usaha-milik-negara-bumn-tahun-2026
Lahangatubun, N., & Muliyono, A. (2025). Public Trust and the Legal Validity of Electronic Signatures in Indonesia. JIHK, 7(1), 499–516. https://doi.org/10.46924/jihk.v7i1.311
Marcella, Z. (2024). Jadi Korban Penipuan Berkedok Freelance, Pemuda di Palembang Lapor Polisi. detikcom. https://www.detik.com/sumbagsel/hukum-dan-kriminal/d-7329604/jadi-korban-penipuan-berkedok-freelance-pemuda-di-palembang-lapor-polisi
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum Normatif. Kencana Prenada Media Group.
Mediana, C. (2024). Jobstreet Sebut Penipuan Lowongan Pekerjaan Paling Banyak di Bidang Administrasi dan Logistik. kompas.com. https://www.kompas.id/artikel/jobstreet-sebut-penipuan-lowongan-pekerjaan-paling-banyak-di-bidang-administrasi-dan-logistik
Miru, A. (2017). Hukum Kontrak dan Perancangan Kontrak. Rajawali Pers.
Priliasari, E. (2019). Pentingnya Perlindungan Data Pribadi dalam Transaksi Pinjaman Online. Majalah Hukum Nasional, 49(2), 1–27. https://doi.org/10.33331/mhn.v49i2.44
Ranti, S. (2023). Waspada, Ini Ciri-Ciri Penipuan Modus Kerja Freelance yang Marak di WhatsApp. kompas.com. https://tekno.kompas.com/read/2023/06/29/10010077/waspada-ini-ciri-ciri-penipuan-modus-kerja-freelance-yang-marak-di-whatsapp
Salim H.S. (2020). Hukum Kontrak Elektronik (E-Contract Law). Rajawali Pers.
Simanjuntak, P. H. (2025). Perlindungan Hukum Terhadap Data Pribadi Pada Era Digital di Indonesia: Studi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan General Data Protection Regulation (GDPR). Esensi Hukum, 6(2), 105–124. https://doi.org/10.35586/esensihukum.v6i2.412
Singh, M. P. (2022). Consent as a Foundation for Responsible Autonomy. Proceedings of the AAAI Conference on Artificial Intelligence, 36(11), 12301–12306. https://doi.org/10.1609/aaai.v36i11.21494
Siombo, M. R. (2023). The Vulnerability of Proving Fraud as the Basis for Cancelling Agreements in the Digital Era. Jurnal Bina Mulia Hukum, 7(2), 243–258. https://doi.org/10.23920/jbmh.v7i2.708
Subekti, R. (2005). Hukum Perjanjian. Intermasa.
Sulma, K., Jamaluddin, J., & Rahman, A. (2023). Keabsahan Tanda Tangan Elektronik dan Kekuatan Pembuktiannya dalam Hukum Acara Perdata. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 5(1). https://doi.org/10.29103/jimfh.v5i3.7107
Suryani, E. & Rasji. (2025). Personal Data Protection for Online Job Seekers in the Mode of Freelance Job Vacancy Fraud. Journal of Law, Politic and Humanities, 5(2), 1154–1158. https://doi.org/10.38035/jlph.v5i2.1171
Susser, D., Roessler, B., & Nissenbaum, H. (2019). Technology, Autonomy, and Manipulation. Internet Policy Review, 8(2). https://doi.org/10.14763/2019.2.1410
Syahrin, M. A. (2020). Konsep Keabsahan Kontrak Elektronik Berdasarkan Hukum Nasional dan Uncitral Model Law on Electeronic Commerce. Repertorium Jurnal Ilmiah kenotariatan, 9(2). https://journal.fh.unsri.ac.id/index.php/repertorium/article/view/419
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (2024).
Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (2022).
Wulandari, D. A., & Romadhon, A. H. (2025). Pertanggungjawaban Hukum dan Perlindungan Hukum Terhadap Korban Penipuan Pencari Kerja. Holistik Analisis Nexus, 2(1), 20–29. https://doi.org/10.62504/nexus1164
Yeung, K. (2017). ‘Hypernudge’: Big Data as a mode of regulation by design. Information, Communication & Society, 20(1), 118–136. https://doi.org/10.1080/1369118X.2016.1186713
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maison Sormin, Wahyu Prawesthi, Subekti Subekti, Sri Astutik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


