Legitimasi Persetujuan Elektronik dalam Rekrutmen Digital: Perspektif Hukum Perikatan

Authors

  • Maison Sormin Fakultas Hukum, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia https://orcid.org/0009-0005-9919-8030
  • Wahyu Prawesthi Fakultas Hukum, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Subekti Subekti Fakultas Hukum, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Sri Astutik Fakultas Hukum, Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37893/abioso.v17i1.1388

Keywords:

Hukum Perikatan, Kontrak Elektronik, Manipulasi Psikologis, Pola Digital Manipulatif, Rekrutmen Digital

Abstract

Transformasi digital telah mengubah mekanisme pembentukan hubungan hukum, termasuk dalam praktik rekrutmen kerja berbasis media elektronik. Persetujuan elektronik (e-consent) sering kali dipahami secara formalistik hanya melalui tindakan digital, sehingga mengabaikan kualitas kehendak otonom subjek hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk cacat kehendak dalam pembentukan persetujuan elektronik pada rekrutmen kerja digital, mengkaji legitimasi hubungan hukumnya berdasarkan perspektif hukum perikatan, serta merumuskan parameter pelindungannya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis terhadap KUHPerdata, UU ITE Tahun 2024, dan UU PDP Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat kehendak dalam rekrutmen digital termanifestasi secara asimetris melalui tiga pola, yaitu identity-based manipulation, communication-based manipulation, dan psychological urgency manipulation. Sebagai upaya mitigasi hukum, penelitian ini merekonstruksi prinsip kebebasan kehendak klasik menjadi parameter substantive authentic consent yang mengoperasionalisasikan empat unsur kumulatif ke dalam suatu matriks indikator hukum operasional beserta alat bukti petunjuk digital (digital evidence) yang dapat digunakan hakim untuk menguji legitimasi substantif kontrak elektronik modern di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abhipraya, A. R., Pradana, A. K. A. P., Mahardika, Y. P., Putra, R. T., & Susanto, A. (2025). Perkembangan Hukum Perjanjian di Era Digital: Dari Konvensional ke Elektronik. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(1), 365–375. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i1.12660

Adjani, A. A., Windari, R. A., & Hadi, I. G. A. A. (2025). Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Tarutung Nomor 2/PDT.G.S/2021/Pn Trt Tentang Sengketa Wanprestasi dalam Perjanjian Arisan Online. Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(5), 1213–1222. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v6i5.907

Admiral, A., Arifin, R., Adinda, F. A., & Ezzerouali, S. A. (2025). Unfair Terms in Standard Digital Contracts: A Hidden Threat to Human Rights and Consumer Justice. Yustisia Jurnal Hukum, 14(3), 312. https://doi.org/10.20961/yustisia.v14i3.109656

Aprilianti, A. (2025). Efektivitas dan Implementasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagai Hukum Siber di Indonesia: Tantangan dan Solusi. Begawan Abioso, 15(1), 41–50. https://doi.org/10.37893/abioso.v15i1.1002

Badrulzaman, M. D. (2020). Hukum Perikatan dalam KUHPerdata Buku Ketiga: Yurisprudensi dan Penjelasan. Citra Aditya Bakti.

Baetoni, Moh. A., Nugroho, L. D., & Perkasa, H. L. P. (2025). Validitas Kepastian Hukum Kontrak Elektronik dan Kontrak Manual. Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik, 2(2), 251–259. https://doi.org/10.62383/parlementer.v2i2.758

Bestari, N. P. (2023). Chat Tawaran Kerja Freelance Ramai di WhatsApp, Awas Penipu. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230531081506-37-442028/chat-tawaran-kerja-freelance-ramai-di-whatsapp-awas-penipu

Botes, M. (2023). Autonomy and the Social Dilemma of Online Manipulative Behavior. AI and Ethics, 3(1), 315–323. https://doi.org/10.1007/s43681-022-00157-5

Budiono, H. (2014). Ajaran Umum Hukum Perjanjian dan Penerapannya di Bidang Kenotariatan. Citra Aditya Bakti.

Daniel, J. S. (2013). Privacy Self-Management and the Consent Dilemma. Harvard Law Review, 126(7), 1880–1881. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=2171018

Darmayanti, E., & Ginting, E. (2025). Analisis Hukum Kontrak Elektronik Ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata: Kekuatan Kontrak Elektronik. Warta Dharmawangsa, 19(3), 1337–1346. https://doi.org/10.46576/wdw.v19i3.6886

Fadilla, D. (2024). Lagi, Penipuan Berkedok Freelance di Palembang Rugikan Korban Rp 31 Juta. detikcom. https://www.detik.com/sumbagsel/hukum-dan-kriminal/d-7331159/lagi-penipuan-berkedok-freelance-di-palembang-rugikan-korban-rp-31-juta

Fikrina, A., Putri Deswari, M., Sucia, Y., & Silvia Putri, A. (2025). The Transformation of Contract Law in the Era of Digital Contracts in Indonesia. Melayunesia Law, 9(1), 1–15. https://doi.org/10.30652/cwnhf292

Firdaus, N. S., & Shaleha, A. P. (2024). Keabsahan Application for Credit Account sebagai Bentuk E-Contract dalam Transaksi Jual Beli Elektronik (Studi Kasus Putusan Nomor 359/Pdt.G/2021/PN Jkt.Utr). Padjadjaran Law Review, 12(2), 236–249. https://doi.org/10.56895/plr.v12i2.1861

Gray, C. M., Santos, C., Bielova, N., Toth, M., & Clifford, D. (2021). Dark Patterns and the Legal Requirements of Consent Banners: An Interaction Criticism Perspective. Proceedings of the 2021 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems, 1–18. https://doi.org/10.1145/3411764.3445779

Hasanah, U., & Basarah, B. (2023). Transaksi Online Menurut Hukum Perjanjian Dikaitkan Dengan Perlindungan Konsumen di Indonesia. Jurnal Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 12(2).

Hukmana, S. Y. (2024). 823 WNI Jadi Korban Penipuan Online Jaringan Internasional Berkedok Loker Paruh Waktu. Medcom.id. https://www.metrotvnews.com/read/KZmCdGBg-823-wni-jadi-korban-penipuan-online-jaringan-internasional-berkedok-loker-paruh-waktu

Info Publik. (2024). Polri Ungkap Modus Penipuan Online Lowongan Kerja di Berbagai Negara. Portal Berita InfoPublik Ditjen IKP Kominfo. https://infopublik.id/kategori/nasional-politik-hukum/843438/polri-ungkap-modus-penipuan-online-lowongan-kerja-di-berbagai-negara

Khairandy, R. (2014). Hukum Kontrak Indonesia dalam Perspektif Perbandingan. FH UII Press.

Komdigi. (2024). [HOAKS] Lowongan Freelance Like dan Subscribe YouTube. komdigi.go.id. https://www.komdigi.go.id/berita/pengumuman/detail/hoaks-lowongan-freelance-like-dan-subscribe-youtube

Komdigi. (2026a). [HOAKS] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja J&T Express 2026. komdigi.go.id. https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-tautan-pendaftaran-lowongan-kerja-jt-express-2026

Komdigi. (2026b). [HOAKS] Tautan Rekrutmen Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tahun 2026. komdigi.go.id. https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-tautan-rekrutmen-bersama-badan-usaha-milik-negara-bumn-tahun-2026

Lahangatubun, N., & Muliyono, A. (2025). Public Trust and the Legal Validity of Electronic Signatures in Indonesia. JIHK, 7(1), 499–516. https://doi.org/10.46924/jihk.v7i1.311

Marcella, Z. (2024). Jadi Korban Penipuan Berkedok Freelance, Pemuda di Palembang Lapor Polisi. detikcom. https://www.detik.com/sumbagsel/hukum-dan-kriminal/d-7329604/jadi-korban-penipuan-berkedok-freelance-pemuda-di-palembang-lapor-polisi

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum Normatif. Kencana Prenada Media Group.

Mediana, C. (2024). Jobstreet Sebut Penipuan Lowongan Pekerjaan Paling Banyak di Bidang Administrasi dan Logistik. kompas.com. https://www.kompas.id/artikel/jobstreet-sebut-penipuan-lowongan-pekerjaan-paling-banyak-di-bidang-administrasi-dan-logistik

Miru, A. (2017). Hukum Kontrak dan Perancangan Kontrak. Rajawali Pers.

Priliasari, E. (2019). Pentingnya Perlindungan Data Pribadi dalam Transaksi Pinjaman Online. Majalah Hukum Nasional, 49(2), 1–27. https://doi.org/10.33331/mhn.v49i2.44

Ranti, S. (2023). Waspada, Ini Ciri-Ciri Penipuan Modus Kerja Freelance yang Marak di WhatsApp. kompas.com. https://tekno.kompas.com/read/2023/06/29/10010077/waspada-ini-ciri-ciri-penipuan-modus-kerja-freelance-yang-marak-di-whatsapp

Salim H.S. (2020). Hukum Kontrak Elektronik (E-Contract Law). Rajawali Pers.

Simanjuntak, P. H. (2025). Perlindungan Hukum Terhadap Data Pribadi Pada Era Digital di Indonesia: Studi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan General Data Protection Regulation (GDPR). Esensi Hukum, 6(2), 105–124. https://doi.org/10.35586/esensihukum.v6i2.412

Singh, M. P. (2022). Consent as a Foundation for Responsible Autonomy. Proceedings of the AAAI Conference on Artificial Intelligence, 36(11), 12301–12306. https://doi.org/10.1609/aaai.v36i11.21494

Siombo, M. R. (2023). The Vulnerability of Proving Fraud as the Basis for Cancelling Agreements in the Digital Era. Jurnal Bina Mulia Hukum, 7(2), 243–258. https://doi.org/10.23920/jbmh.v7i2.708

Subekti, R. (2005). Hukum Perjanjian. Intermasa.

Sulma, K., Jamaluddin, J., & Rahman, A. (2023). Keabsahan Tanda Tangan Elektronik dan Kekuatan Pembuktiannya dalam Hukum Acara Perdata. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 5(1). https://doi.org/10.29103/jimfh.v5i3.7107

Suryani, E. & Rasji. (2025). Personal Data Protection for Online Job Seekers in the Mode of Freelance Job Vacancy Fraud. Journal of Law, Politic and Humanities, 5(2), 1154–1158. https://doi.org/10.38035/jlph.v5i2.1171

Susser, D., Roessler, B., & Nissenbaum, H. (2019). Technology, Autonomy, and Manipulation. Internet Policy Review, 8(2). https://doi.org/10.14763/2019.2.1410

Syahrin, M. A. (2020). Konsep Keabsahan Kontrak Elektronik Berdasarkan Hukum Nasional dan Uncitral Model Law on Electeronic Commerce. Repertorium Jurnal Ilmiah kenotariatan, 9(2). https://journal.fh.unsri.ac.id/index.php/repertorium/article/view/419

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (2024).

Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (2022).

Wulandari, D. A., & Romadhon, A. H. (2025). Pertanggungjawaban Hukum dan Perlindungan Hukum Terhadap Korban Penipuan Pencari Kerja. Holistik Analisis Nexus, 2(1), 20–29. https://doi.org/10.62504/nexus1164

Yeung, K. (2017). ‘Hypernudge’: Big Data as a mode of regulation by design. Information, Communication & Society, 20(1), 118–136. https://doi.org/10.1080/1369118X.2016.1186713

Downloads

Published

13-06-2026

How to Cite

Sormin, M., Prawesthi, W., Subekti, S., & Astutik, S. (2026). Legitimasi Persetujuan Elektronik dalam Rekrutmen Digital: Perspektif Hukum Perikatan. Begawan Abioso, 17(1), 95–111. https://doi.org/10.37893/abioso.v17i1.1388