Analisis Hukum Terhadap Eksekusi Dwangsom (Uang Paksa) dalam Perkara Perdata sebagai Tagihan Sederhana

Authors

  • AS Leonardus L. Tobing Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, Indonesia
  • Aris Machmud Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-1741-1637
  • Fokky Fuad Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37893/jbh.v14i1.1029

Keywords:

Dwangsom, Eksekusi Sukarela, Tagihan Sederhana

Abstract

Dwangsom (uang paksa) merupakan bentuk upaya paksa yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan eksekusi secara sukarela. Dalam konteks ini, putusan hakim dapat dijadikan dasar untuk tagihan sederhana dalam proses kepailitan, di mana hak eksekutorial tersebut didaftarkan sebagai bagian dari utang debitur yang tengah dalam status pailit. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan fokus pada peraturan perundang-undangan yang relevan dengan hukum perdata, khususnya mengenai pelaksanaan dwangsom. Analisis bahan hukum dilakukan melalui penalaran dan inventarisasi bahan hukum yang diperoleh melalui studi pustaka, yang kemudian dikonstruksikan secara deskriptif untuk menjawab rumusan masalah, serta preskriptif untuk mengembangkan ide dan konsep baru terkait eksekusi dwangsom. Hasil analisis bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan konklusif mengenai topik ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan eksekutorial dwangsom sebagai tagihan sederhana dalam perkara perdata dan penegakan hukumnya. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa, sebagai putusan yang inkracht, dwangsom dapat menjadi dasar penagihan terhadap debitur pailit, sehingga dapat mengganti kerugian pokok dan tambahan akibat kegagalan pelaksanaan eksekusi riil secara sukarela.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alifin, L. S., Asikin, Z., & Kurniawan, K. (2019). Kedudukan Hukum Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Dalam Sistem Peradilan di Indonesia. Media Bina Ilmiah, 13(10), 1705. https://doi.org/10.33758/mbi.v13i10.252

Ayuningthyas, N. I., & Lestari, A. Y. (2023). Pertimbangan Hukum Hakim dalam Memutuskan Pihak Ketiga Sebagai Pelawan yang Baik dan Benar. Media of Law and Sharia, 4(4), 325–342. https://doi.org/10.18196/mls.v4i4.42

Darmawan, A. (2020). Implementasi Pelaksanaan Dwangsom (Uang Paksa) Dalam Gugatan Perdata. El-Iqthisadi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum, 1(2), 70. https://doi.org/10.24252/el-iqthisadi.v1i2.11892

Dewi, O. (2022). Pelaksanaan Putusan Dwangsom dan Kontribusinya dalam Pembaharuan Hukum Keluarga Islam di Indonesia (Studi Putusan Nomor 792/Pdt.G/2018/PA.Kla) [Tesis, UIN Raden Intan]. https://repository.radenintan.ac.id/17364/

Disemadi, H. S. (2022). Lenses of Legal Research: A Descriptive Essay on Legal Research Methodologies. Journal of Judicial Review, 24(2), 289. https://doi.org/10.37253/jjr.v24i2.7280

Erlangga, S., Disyon, H., & Anh, H. T. (2023). Forced Money (Dwangsom) in the Indonesian State Administrative Court System and Astreinte in French Conseil d’État. Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum, 12(2), 107–126. https://doi.org/10.14421/sh.v12i2.3140

Febriani, I. (2020). Penalaran Hukum dan Penemuan Kebenaran. Legalitas: Jurnal Hukum, 12(1), 1–12. https://doi.org/10.33087/legalitas.v12i1.190

Hartati, R., & Syafrida, S. (2021). Hambatan dalam Eksekusi Perkara Perdata. Adil: Jurnal Hukum, 12(1), 88–106. https://doi.org/10.33476/ajl.v12i1.1919

Heriyanto, B. (2021). Legal Overview in the Implementation of Dwangsom (Force Money) in Administrative Court. Jurnal Hukum Peratun, 4(2), 141–156. https://doi.org/10.25216/peratun.422021.141-156

Hidayat, Y., Machmud, A., Zulhuda, S., & Suartini, S. (2023). Is Indonesia Destined to Become the World’s Market for Halal Products? RSF Conference Series: Business, Management and Social Sciences, 3(2), 66–72. https://doi.org/10.31098/bmss.v3i2.652

Lubis, A. H. (2023). Maslahat Aspects As a Basis for Judges Considerations in the Implementation of Forced Money (Dwangsom) in Religious Courts. Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, 22(2), 262–272. https://doi.org/10.31941/pj.v22i2.2967

M. Nggilu, N. (2019). Menggagas Sanksi atas Tindakan Constitution Disobedience terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi. Jurnal Konstitusi, 16(1), 43. https://doi.org/10.31078/jk1613

Mas’ud, M., Suhar, S., & Harun, H. (2023). Analisis Putusan Pengadilan Agama tentang Penerapan Dwangsom dan Uitvoerbaar Bij Voorraad dalam Perkara Hadhanah. Journal of Comprehensive Islamic Studies, 2(1), 1–20. https://doi.org/10.56436/jocis.v2i1.173

Mertokusumo, S. (2012). Teori Hukum. Cahaya Atma Pustaka.

Muhsim, M. A., Zuhriah, E., & Hamdan, A. (2022). Penerapan Dwangsom pada Putusan Hak Asuh Anak Perspektif Teori Keadilan Aristoteles. Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam, 7(2), 124–150. https://doi.org/10.35673/ajmpi.v7i2.2606

Prasetya, A., Sigalingging, Y. E., & Santoso, A. P. A. (2023). Peran Hukum Dalam Pembangunan Dengan Pendekatan Economic Analysis of Law. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 7(1), 211–218. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4126

Rahman, A. (2023). Analisis Putusan Hakim Perkara Nomor 178/Pdt.G/2022/PN.Ptk. Terhadap Wanprestasi Dalam Perjanjian Kerjasama Penerbitan Sertifikat Tanah. Jurnal Rectum: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 5(2), 16. https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/jurnalrectum/article/view/3099

Sofwan, S. S. M. (2000). Hukum Perdata: Hukum Benda. Liberty Yogyakarta.

Subekti, R., & Tjitrosudibio, R. (Ed.). (2017). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata: Burgerlijk Wetboek Dengan Tambahan Undang-Undang Pokok Agraria dan Undang-Undang Perkawinan. Balai Pustaka.

Sudirman L., Sunuwati, S., & Fasieh, Muh. A. (2023). Dwangsom: Investigate the Conceptual Basis of Religious Court on Child Custody Rulings. Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah, 21(2), 173. https://doi.org/10.30984/jis.v21i2.2500

Downloads

Published

2025-07-19

How to Cite

L. Tobing, A. L., Machmud, A., & Fuad, F. (2025). Analisis Hukum Terhadap Eksekusi Dwangsom (Uang Paksa) dalam Perkara Perdata sebagai Tagihan Sederhana. Binamulia Hukum, 14(1), 229–239. https://doi.org/10.37893/jbh.v14i1.1029