Green Constitution: Reorientasi Konsep Negara Hukum Formal Menuju Negara Hukum Materiil dalam Perlindungan Hak Asasi Manusia dan Ekologi
DOI:
https://doi.org/10.37893/jbh.v15i1.1361Keywords:
Human Rights., green constitution, ecological rightsAbstract
Krisis iklim global telah bertransformasi menjadi ancaman sistemik terhadap hak asasi manusia yang paling mendasar, yaitu hak untuk hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi reorientasi konsep negara hukum dari paradigma antroposentris menuju paradigma ekosentris melalui penerapan Green Constitution. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menelaah norma hukum, doktrin, dan konsep-konsep yang berkaitan dengan konstitusionalisme hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi menuju Negara Hukum Ekologis (Ecological Rule of Law) merupakan kebutuhan yang mendesak untuk memastikan pelaksanaan kekuasaan negara tetap berada dalam batas-batas daya dukung lingkungan. Integrasi prinsip keadilan antargenerasi menempatkan konstitusi sebagai kontrak sosial lintas generasi yang memosisikan negara sebagai pengelola amanah (trustee) atas kekayaan alam. Melalui studi komparatif, penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia dapat memperkuat perlindungan lingkungan hidup dengan mengadopsi konsep hak inheren alam serta mengembangkan mekanisme perluasan kedudukan hukum (legal standing) melalui actio popularis, sebagaimana dipraktikkan di Ekuador. Dengan demikian, reorientasi menuju paradigma negara hukum ekologis menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan hak asasi manusia dan keberlanjutan lingkungan hidup demi kepentingan generasi sekarang dan generasi yang akan datang.
Downloads
References
Alhoussari, H. (2025). Between Urgency and Exception: Rethinking Legal Responses to the Ecological Crisis. Laws, 14(2), 26. https://doi.org/10.3390/laws14020026
Anggraini, M. (2022). Hak Asasi Manusia dan Kewajiban. Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda, 28(1), 9–18. https://doi.org/10.46839/disiplin.v28i1.61
Aritonang, R. (2024). Algoritma dalam Praktik Penemuan Hukum Modern. Veritas et Justitia, 10(2), 364–387. https://doi.org/10.25123/vej.v10i2.8662
Aspan, Z., & Yunus, A. (2019). The Right to a Good and Healthy Environment: Revitalizing Green Constitution. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 343(1), 012067. https://doi.org/10.1088/1755-1315/343/1/012067
Asshiddiqie, J. (2009). Green Constitution: Nuansa Hijau Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Rajawali Pers.
Azhara, M. A., & Mardhatillah, S. R. (2023). Partisipasi Publik dalam Penyusunan Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Pasca Berlakunya Undang-Undang/Perppu Cipta Kerja. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 30(2), 256–276. https://doi.org/10.20885/iustum.vol30.iss2.art2
Binawan, A., & Soetopo, M. G. S. (2023). Implementasi Hak atas Lingkungan Hidup yang Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan dalam Konteks Hukum Indonesia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 9(1), 121–156. https://doi.org/10.38011/jhli.v9i1.499
Dwiani, U., Oktapiani, W. P., Awaliyah, S. U., Az-Zahra, J., & Yoyoh. (2025). Hak atas Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat sebagai Hak Asasi Manusia: Tantangan Konstitusional dan Implementasinya di Indonesia. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(2), 248–257. https://doi.org/10.65310/cgr51v94
Eriranda, A. O., Rahmad. S, F. Rahmad., & Kusdarini, E. (2024). Makna Welfare State Ditinjau dari Implementasi Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 31(3), 560–584. https://doi.org/10.20885/iustum.vol31.iss3.art4
Gellers, J. C. (2021). Earth system law and the legal status of non-humans in the Anthropocene. Earth System Governance, 7, 100083. https://doi.org/10.1016/j.esg.2020.100083
Hariadi, D., Wulan, H., & Siwu, S. C. (2023). Analisis Yuridis Terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja. Jurnal Hukum to-ra : Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi Masyarakat, 9(3), 428–447. https://doi.org/10.55809/tora.v9i3.276
Hutauruk, R. H., Febriyani, E., Nurlaily, N., Anwar, N. A. D. P., & Fitri, W. (2025). Legal Reconstruction of Environmental Protection and Human Rights in the Context of Climate Resilience. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 7(2), 180–198. https://doi.org/10.14710/jphi.v7i2.1-19
Indrajaya, N., Nurfransiska, F., & Lutfianidha, R. (2026). Problematika Pembuktian Kerugian Negara dalam Tindak Pidana Korupsi BUMN Pasca Pembedaan Kerugian Korporasi dan Kerugian Negara Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 5(3), 2047–2060. https://doi.org/10.58344/locus.v5i3.5392
Istiqamah, H., Yanlua, S. Z., & Yanlua, M. A. (2024). Konsep Negara Hukum Rechtsstaat dan Rule of Law. Jurnal Al-Muqaranah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Islam, 3(1). https://doi.org/10.33477/am.v3i1.7991
Junef, M., & Husain, Moh. (2021). Pembentukan Pengadilan Khusus Lingkungan Sebagai Wujud Tanggung Jawab Negara pada Upaya Keadilan Ekologis. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 21(1), 59–74. https://doi.org/10.30641/dejure.2021.V21.59-74
Kauffman, C. M., & Martin, P. L. (2017). Can Rights of Nature Make Development More Sustainable? Why Some Ecuadorian lawsuits Succeed and Others Fail. World Development, 92, 130–142. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2016.11.017
Kauffman, C. M., & Martin, P. L. (2021). The Politics of Rights of Nature: Strategies for Building a More Sustainable Future. The MIT Press. https://doi.org/10.7551/mitpress/13855.001.0001
Kesuma, D. A. (2023). Penguatan Gugatan Citizen Lawsuit/Action Popularis sebagai Upaya Perlindungan Hak Konstitusional atas Jaminan Penegakan Hak-Hak Konstitusional Warga Negara terhadap Perbuatan Melawan Hukum oleh Negara. Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia, 3(1), 43–52. https://doi.org/10.35912/jihham.v3i1.2312
Marbun, P. H., & Sinaga, B. N. P. D. (2026). Perlindungan Hukum Terhadap Anak di Bawah Umur Sebagai Korban dan Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Berdasarkan Hukum Positif di Indonesia. IKRA-ITH Humaniora : Jurnal Sosial dan Humaniora, 10(1), 696–704. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v10i1.6427
Ma’rifah, Ayu, R. K., Karim, A., Kurniawan, G. A., Rahmatullah, Y., & Susilawati. (2023). Kajian Yuridis Mengenai Peran Masyarakat Dalam Partisipasi Publik Penyusunan Amdal Berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja. Wasaka Hukum, 11(2). https://www.ojs.stihsa-bjm.ac.id/index.php/wasaka/article/view/116
Marsanti, A., & Silalahi, W. (2025). Analisis Yuridis Putusan MK No. 91/PUU-XVIII/2020 dalam Judicial Review. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(3), 6612–6617. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2973
Marzuki, P. M. (2025). Penelitian Hukum. Prenada Media Group.
Nuhi, M. H., Ghozi, L. A., Nazla, S., & Syakirah, D. (2024). Pembaharuan Hukum Penanganan Tindak Pidana Pemalsuan Identitas Akibat Penyalahgunaan Artificial Intelligence di Indonesia. Jurnal Batavia, 1(2), 80–88. https://doi.org/10.64578/batavia.v1i2.35
Pramana, W. E., & Awiati, W. (2024). Gugatan Citizen Lawsuit dalam Perkara Lingkungan Hidup di Indonesia: Eksistensi dan Perkembangan. Simbur Cahaya, 86–106. https://doi.org/10.28946/sc.v31i1.3266
Reskiani, U., Makmur, A. N. A. F., Ardini, N. A., & Febrianti, I. (2023). Optimalisasi Green Constitution: Penguatan Norma Hukum Lingkungan Dalam Sistem Peradilan di Indonesia. Jurnal Nomokrasi, 1(1). https://journal.unhas.ac.id/index.php/jnomokrasi/article/view/25161
Rohman, A. F., Rofiki, & Rahmawati, D. (2026). Membongkar Antroposentrisme Hukum Indonesia dalam Perspektif Aktor-Jaringan dan Struktur Sosial pada Fenomena Krisis Lingkungan. Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 6(2), 258–266. https://doi.org/10.55448/z4yanf91
Samudera, R. S. (2025). The Implementasi Kebijakan UU Cipta Kerja Dalam Tata Kelola Ketenagakerjaan, Lingkungan, dan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di Indonesia Pasca-Pandemi. Development Policy and Management Review (DPMR), 68–80. https://doi.org/10.61731/dpmr.v5i1.44206
Sholikin, A. (2025). Politik Tata Kelola Sumber Daya Alam di Era Reformasi: Jejaring Elite, Konflik Kepentingan, dan Ketimpangan Ekologis. Madanai : Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, 17(2). https://ejournal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/12667
Sulyok, K. (2024). Transforming the Rule of Law in Environmental and Climate Litigation: Prohibiting the Arbitrary Treatment of Future Generations. Transnational Environmental Law, 13(3), 475–501. https://doi.org/10.1017/S2047102524000116
Wibisana, A. G. (2018). Perlindungan Lingkungan Dalam Perspektif Keadilan Antar Generasi: Sebuah Penelusuran Teoritis Singkat. Masalah-Masalah Hukum, 46(1), 9. https://doi.org/10.14710/mmh.46.1.2017.9-19
Yanova, M. H., Komarudin, P., & Hadi, H. (2023). Metode Penelitian Hukum: Analisis Problematika Hukum Dengan Metode Penelitian Normatif dan Empiris. Badamai Law Journal, 8(2). https://doi.org/10.32801/damai.v8i2.17423
Yusa, I. G., & Hermanto, B. (2018). Implementasi Green Constitution di Indonesia: Jaminan Hak Konstitusional Pembangunan Lingkungan Hidup Berkelanjutan. Jurnal Konstitusi, 15(2), 306. https://doi.org/10.31078/jk1524
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 M. Ilham Ramadhon, Eny Kusdarini, Iqbal Prasetya Agusti, Adrik Kemal Bahruniam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



