Praktik Wakaf Tanah kepada Individu: Perspektif Hukum Islam dan Hukum Nasional
DOI:
https://doi.org/10.37893/jbh.v15i1.1418Keywords:
Hukum Islam, Hukum Nasional, Wakaf AhliAbstract
Praktik wakaf tanah kepada individu nonkerabat yang dilakukan secara lisan tanpa pencatatan resmi ditemukan di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Praktik tersebut mencerminkan kesenjangan antara tradisi filantropi lokal dan konstruksi hukum wakaf yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan praktik tersebut berdasarkan perspektif hukum Islam dan hukum nasional Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan sosiologis melalui wawancara mendalam terhadap wakif, penerima wakaf, tokoh agama, dan aparat setempat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam pada prinsipnya membolehkan wakaf kepada individu nonkerabat sepanjang disertai ketentuan pengalihan manfaat kepada kepentingan umum setelah penerima wakaf meninggal dunia. Namun, syarat tersebut tidak terpenuhi dalam praktik di Kota Tanjung Balai. Sementara itu, hukum nasional tidak mengakui praktik tersebut karena tidak memenuhi persyaratan formal berupa pelaksanaan ikrar wakaf di hadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) maupun persyaratan material mengenai penerima manfaat berdasarkan hubungan nasab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik wakaf kepada individu di Kota Tanjung Balai telah memenuhi rukun pokok wakaf menurut hukum Islam, tetapi belum memenuhi syarat kesempurnaan berupa pengalihan manfaat kepada kepentingan umum sehingga tidak memperoleh pengakuan secara formal dalam hukum nasional. Sebagai kontribusi ilmiah, penelitian ini menawarkan model normatif legalisasi dalam tiga tahap, yaitu amandemen regulasi, isbat wakaf secara retroaktif melalui pengadilan agama, dan sertifikasi tanah wakaf, sebagai upaya mengisi kekosongan hukum yang masih ada.
Downloads
References
al-Nawawi, I. (1929). Sharh al-Nawawi ’ala Sahih Muslim. Dar Ihya’ al-Turath al-’Arabi.
Algarnisah, M., & Ulum, A. B. (2023). Wakaf Tunai Berjangka Dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Perspektif Maqasid Syariah. Al-Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam, 8(2). https://doi.org/10.31538/adlh.v8i2.4145
Al-Shatibi, A. I. (2003). Al-Muwafaqat fi Usul al-Shariah. Al-Maktabah Al-Tawfikia.
Amaliah, S. N., & Syamsul, E. M. (2022). Rukun Wakaf dalam Keabsahan Wakaf Menurut UU No 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Al-Akhbar: Jurnal Ilmiah Keislaman, 8(2). https://ejournal.unma.ac.id/index.php/aa/article/view/4305
Anwari, F. I. (2025). Harta Soko Sebagai Wakaf Dzurri Dalam Pelestarian Harta Warisan Keluarga Perspektif Maqashid Syari’Ah (Studi Analisis Adat di Kabupaten Kampar) [Tesis]. Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau.
Atul Asyuro, F. & Sayehu. (2025). Dinamika Penerapan Kaidah Al-‘Adah Al-Muhakkamah dalam Konteks Budaya Modern. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 1619–1626. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1375
Ayatina, H. (2023). Wakaf Ahli: Dinamika Kebijakan Negara dan Sistem Pelaksanaannya di Malaysia. As-Sabiqun, 5(3), 851–860. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v5i3.3331
A’yuni, D. S. (2018). Peran Wakaf Terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam, 3(2), 120–130. https://doi.org/10.31538/adlh.v3i2.452
Dedi, S. & Hardivizon. (2018). Implementasi ’Urf Pada Kasus Cash Waqf: Kajian Metodologi Hukum Islam. Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam, 11(1). https://doi.org/10.47411/al-awqaf.v11i1.27
Harahap, Abd. R., Nasution, M. Y., & Pagar. (2023). Implications of Waqf Land Management from the Perspectives of Positive Law and Islamic Law: A Case Study of Waqf Land in North Sumatra. SASI, 29(2), 342–353. https://fhukum.unpatti.ac.id/jurnal/sasi/article/view/1365
Hayati, S. R. (2018). Tinjauan Hukum Terhadap Sengketa Tanah Wakaf yang Tidak Memiliki Akta Ikrar Wakaf Antara Wakif, Ahli Waris Wakif dan Nazhir Ditinjau dari Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam, 11(2). https://doi.org/10.47411/al-awqaf.v11i2.22
Iqbal, S. (2024). Konsep Wakaf Ahli (Keluarga) Menurut Hukum Islam dan Hukum Positif. Yustisi, 11(3), 489–508.
Kasdi, A. (2018). Dinamika Pengelolaan Wakaf di Negara-Negara Muslim. Ziswaf : Jurnal Zakat dan Wakaf, 4(1), 73. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Ziswaf/article/view/3032
Kasdi, A. (2021). Fiqih Wakaf dari Wakaf Klasik Hingga Wakaf Produkti. Idea Press.
Musyafah, A. A., Islamiyati, Muhyidin, & Andikatama, A. Z. (2023). Optimalisasi Kinerja Pegawai Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) dalam Pelaksanaan Hukum Wakaf Tanah di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 5(1), 154–171. https://doi.org/10.14710/jphi.v5i1.154-171
Nento, V., & Darwis, R. (2026). Analis Kedudukan Akta Ikrar Wakaf (AIW) Sebagai Syarat Administratif dalam Perbandingan Dengan Rukun Wakaf dalam Fikih. Seikat: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 5(2), 84–90. https://doi.org/10.55681/seikat.v5i2.1974
Nissa, C. (2017). Sejarah, Dasar Hukum dan Macam-Macam Wakaf. Tazkiyya: Jurnal Keislaman, Kemasyarakatan dan Kebudayaan, 18(2). https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tazkiya/article/view/1150
Nuridha, Z., Khamim, Moh., & Nuridin. (2024). Tinjauan Hukum Tanah Wakaf Yang Belum Tercatat di PPAIW (Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf), KUA Kecamatan Margadana Kota Tegal. Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII), 2(1). https://doi.org/10.61930/jsii.v2i1.599
Rizaldi, Salim HS, & Munandar, A. (2023). Pembatalan Akta Ikrar Wakaf Terhadap Obyek Tanah Waris (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 456k/AG/2007). Jurnal Risalah Kenotariatan, 4(2). https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v4i2.124
Rochmiyatun, S. (2018). Problematika Pengelolaan Tanah Wakaf Produktif Berbasis Masjid. Nurani: Jurnal Kajian Syari’ah dan Masyarakat, 18(1), 87–104. https://doi.org/10.19109/nurani.v18i1.1939
Sarjana, S. A., & Kamaluddin Suratman, I. (2018). Pengaruh Realitas Sosial terhadap Perubahan Hukum Islam: Telaah atas Konsep ‘Urf. Tsaqafah, 13(2), 279. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v13i2.1509
Sinurat, R. P. (2022). Analisis Terhadap Peralihan Bentuk Wakaf Dzurri Menjadi Wakaf Khairi Ditinjau Berdasarkan Hukum Wakaf di Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum, 2(4). https://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimhum/article/view/1739
Soekanto, S. (2008). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif untuk Penelitian yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif. Alfabeta.
Suraiya, R., & Jauhari, N. (2022). Relevansi Wakaf Ahli dalam Membangun Ketahanan Keluarga. Tasyri’ : Journal of Islamic Law, 1(2), 253–292. https://doi.org/10.53038/tsyr.v1i2.33
Susanty, W., Nurhayati, & Anggraini, T. (2025). Peranan ’urf dan Adat Dalam Pembentukan Hukum Islam dan Implikasinya Terhadap Ekonomi Syariah. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, 5(1), 119–129. https://doi.org/10.55606/jurimea.v5i1.895
Wahyuni, H. H., Afda’u, F., & Susatyo, F. A. (2025). Analisis Normatif terhadap Kewenangan Badan Wakaf Indonesia dalam Penggantian Nazhir: Studi Putusan PTUN Semarang Nomor 5/G/2025/PTUN.Smg. Binamulia Hukum, 14(2), 317–327. https://doi.org/10.37893/jbh.v14i2.1245
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rima Rahmayani Tanjung, Syafruddin Syam, Imam Yazid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



