Toleransi Dalam Kehidupan Masyarakat di Kota Salatiga, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.37893/jbh.v11i2.298Keywords:
Salatiga, Toleransi, UUD 1945Abstract
Pandangan negara tentang sikap toleransi sejatinya tertuang di dalam UUD 1945 Pasal 28E ayat (1), Pasal 29 ayat (1) dan (2) dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi UUD 1945 Pasal 28E ayat (1), Pasal 29 ayat (1) dan (2) dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 22 ayat (1) dan (2) dalam kebijakan pemerintah Kota Salatiga dan mengetahui faktor apa saja yang membuat warga Salatiga mampu mengembangkan sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat. Tipe penelitian ini adalah penelitian hukum empiris/sosiologis dengan data primer yang menjadi sumber penelitian ini. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan logika deduktif. Implementasi UUD 1945 Pasal 28E ayat (1), Pasal 29 ayat (1) dan (2) dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 22 ayat (1) dan (2) diwujudkan melalui slogan Kota Salatiga yaitu “Hati Beriman.” Selain itu, dalam aspek anggaran, bisa dilihat dalam tabel Indikasi Rencana Program Prioritas Pendanaan Kota Salatiga Tahun 2017-2022, pada instansi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, terdapat program pengembangan wawasan kebangsaan dengan indikator kinerja persentase pemahaman masyarakat terhadap kebangsaan. Sinergitas antara tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh intelektual menjadi faktor kuatnya kehidupan toleransi di Kota Salatiga.
Downloads
References
Buku
Azhari, Subhi, dan Halili. Indeks Kota Toleran Tahun 2020. Jakarta: Pustaka Masyarakat Setara, 2020.
Fajar, Mukti, dan Yulianto Achmad. Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017.
Friedman, Lawrence Meir. The Republic of Choice: Law, Authority, and Culture. London: Harvard University Press, 1990.
Soekanto, Soerjono, dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2001.
Artikel Jurnal
Digdoyo, Eko. “Kajian Isu Toleransi Beragama, Budaya, dan Tanggung Jawab Sosial Media.” JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) 3, no. 1 (2018): 42–59. https://doi.org/10.24269/jpk.v3.n1.2018.pp42-59.
McCusker, Kevin, dan Sau Gunaydin. “Research Using Qualitative, Quantitative or Mixed Methods and Choice Based on The Research.” Perfusion 30, no. 7 (2015): 537–542. https://doi.org/10.1177/0267659114559116.
Mohajan, Haradhan Kumar. “Qualitative Research Methodology in Social Sciences and Related Subjects.” Journal of economic development, environment and people 7, no. 1 (2018): 23–48. https://doi.org/10.26458/jedep.v7i1.571.
Purba, Iman Pasu Marganda Hadiarto. “Penguatan Budaya Hukum Masyarakat untuk Menghasilkan Kewarganegaraan Transformatif.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 14, no. 2 (2017): 146–153. https://doi.org/10.21831/civics.v14i2.16050.
Saputra, Heru, dan Heru Prastyo. “Multicultural Education and Society Empowerement Based On Pesantren-Majelis Ta’lim.” MIYAH: Jurnal Studi Islam 17, no. 02 (2021): 211–239. https://ejournal.inkafa.ac.id/index.php/miyah/ article/view/395.
Wawancara
Abed, Elroy. “Mahasiswa UKSW Tentang Toleransi di Kota Salatiga.” Wawancara. 10 September 2022.
Adnavian, Yesaya. “Tokoh Pemuda Gereja Tentang Toleransi di Kota Salatiga.” Wawancara. 10 September 2022.
Humas Kelenteng Hok Tek Bio. “Tokoh Agama Buddha Tentang Toleransi di Kota Salatiga” Wawancara. 20 September 2022.
Kholiludin, Tedi. “Eks-Sekertaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama Jawa Tengah Tentang Toleransi di Kota Salatiga.” Wawancara. 17 September 2022.
Prastyo, Heru. “Anggota DPRD Kota Salatiga Tentang Toleransi di Kota Salatiga.” Wawancara. 15 September 2022.
Pujono, Emmanuel. “Tokoh Pendidikan Tentang Toleransi di Kota Salatiga.” Wawancara. 9 September 2022.
Yulianto. “Eks-Wali Kota Salatiga Tentang Toleransi di Kota Salatiga.” Wawancara, 19 September 2022.
Internet
Ayu, Dewi Indah. “Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2021 Masuk Kategori Baik.” Kemenag.go.id. 2021. https://www.kemenag.go.id/read/indeks-kerukunan-umat-beragama-tahun-2021-masuk-kategori-baik.
Badai. Thoudi. “In Picture: Aksi Penolakan Pembangunan Masjid At Tabayyun di Meruya.” Republika.co.id. 2021. https://www.republika.co.id/berita/ qyiane314/aksi-penolakan-pembangunan-masjid-at-tabayyun-di-meruya.
Channel, ASISI. “Rahasia Kemerdekaan Indonesia dalam Kitab Kuno Ini Bakal Membuatmu Terhenyak!.” YouTube. 2022. https://youtu.be/vAiuKI4L13A.
Michaella, Sonya. “Toleransi Agama, Tirulah Salatiga.” Medcom.id, 2015, https://www.medcom.id/telusur/medcom-files/zNAvALvb-toleransi-agama-tirulah-salatiga.
Picalouhata, Salama, ed. “Salatiga, Ambon Hingga Singkawang Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran 2021 Versi SETARA Institut.” Tribun Ambon.com. 2022. https://ambon.tribunnews.com/2022/03/30/salatiga-ambon-hingga-singkawang-masuk-10-besar-kota-paling-toleran-2021-versi-setara-institut?page=all.
Rafiq, Ahmad. “Massa Intoleran Bubarkan Acara Doa Bersama di Solo, 3 Orang Terluka.” Tempo.co. 2020. https://nasional.tempo.co/read/1374084/massa-intoleran-bubarkan-acara-doa-bersama-di-solo-3-orang-terluka.
Ricky, Mariyana. “Putri Gus Dur Sebut Intoleransi di Solo Ibarat Api Dalam Sekam.” Solopos.com. 2021. https://www.solopos.com/putri-gus-dur-sebut-intoleransi-di-solo-ibarat-api-dalam-sekam-1164365/amp.
Ridho, Rasyid. “Duduk Perkara Penolakan Pembangunan Gereja di Cilegon Banten.” Kompas.com. 2022. https://regional.kompas.com/read/2022/09/08/ 192205178/duduk-perkara-penolakan-pembangunan-gereja-di-cilegon-banten/.
Saptoyo, Rosy Dewi Arianti. “Salatiga Disebut Sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia, Apa Indikatornya?.” Kompas.com. 2021. https://www.kompas.com/ tren/read/2021/03/03/085500065/salatiga-disebut-sebagai-kota-paling-toleran-di-indonesia-apa-indikatornya?page=all.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



