Reformulasi Kebijakan Hukum Pidana dalam Penegakan Sanksi Perpajakan untuk Optimalisasi Penerimaan Negara
DOI:
https://doi.org/10.37893/krisnalaw.v7i1.1105Keywords:
Hukum Pidana Perpajakan, Kepatuhan Wajib Pajak, Penerimaan Negara, Reformasi PerpajakanAbstract
Pajak merupakan instrumen utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan negara. Namun, tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti tingginya angka penghindaran pajak dan lemahnya sistem penegakan hukum perpajakan. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah telah menerapkan formulasi hukum pidana dalam perpajakan guna menciptakan efek jera bagi pelanggar pajak serta mengoptimalkan penerimaan negara.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan formulasi hukum pidana dalam perpajakan serta mengevaluasi dampaknya terhadap kepatuhan wajib pajak dan penerimaan negara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menelaah berbagai regulasi perpajakan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Kajian ini juga menganalisis mekanisme penegakan hukum pidana dalam perpajakan serta tantangan dalam implementasinya.
Kebaruan dari penelitian ini terletak pada analisis mendalam mengenai efektivitas formulasi hukum pidana dalam perpajakan yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan wajib pajak, tetapi juga pada optimalisasi penerimaan negara melalui pendekatan yang lebih komprehensif. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat guna meningkatkan efektivitas sistem perpajakan di Indonesia.
Downloads
References
Alfiyah, Nur, dan Sri Wahjuni Latifah. “Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Sunset Policy, Tax Amnesty, dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi.” Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan 7, no. 2 (2017): 1081–90. https://doi.org/10.22219/jrak.v7i2.21.
Ani, Siska MY, Fahrisal Muhammad, dan Anggraini Dewi. “Pengetahuan dan Sanksi Perpajakan: Mampukah Mempengaruhi Kepatuhan Pajak Orang Pribadi?” Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing 9, no. 3 (2022): 69–76. https://doi.org/10.55963/jraa.v9i3.500.
Arief, Barda Nawawi. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana Dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Kencana, 2007.
Hamzah, Andi. Terminologi Hukum Pidana. Jakarta: Sinar Grafika, 2008.
Kirchler, E. The Economic Psychology of Tax Behaviour. Cambridge University Press, 2007. https://doi.org/10.1017/CBO9780511628238.
Mahfud, Moh. Politik Hukum di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1998.
Moeljatno. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta, 2015.
Nasiroh, Dewi, dan Nyimas Wardatul Afiqoh. “Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Kesadaran Perpajakan, dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi.” Ristansi: Riset Akuntansi 3, no. 2 (2023): 152–64. https://doi.org/10.32815/ristansi.v3i2.1232.
Owens, Jeffrey P. “Good Corporate Governance: The Tax Dimension.” Dalam Tax and Corporate Governance, 9–12. Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg, t.t. https://doi.org/10.1007/978-3-540-77276-7_2.
Pratiknjo, Meichelle Liman, dan Lodovicus Lasdi. “Pengaruh Sanksi Pajak dan Tax Amnesty Terhadap Keputusan Kepatuhan Wajib Pajak.” Perspektif Akuntansi 5, no. 2 (2022): 141–56. https://doi.org/10.24246/persi.v5i2.p141-156.
Soemitro, Rochmat, dan Dewi Kania Sugiharti. Asas dan Dasar Perpajakan 1. Bandung: Refika Aditama, 2010.
Sudarto, Sudarto. Hukum dan Hukum Pidana. Bandung: Alumni, 2007.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 A. Hendro Yulianto, Waty Suwarty Haryono, Louisa Yesami Krisnalita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.